Nourishing People

Kabupaten Bogor Jawa Barat Sentra Budidaya Ikan Lele

Jawa Barat adalah provinsi yang perkembangan budidaya air tawarnya sangat baik. Sentra perikanan budidaya air tawar di provinsi ini tersebar di Beberapa kabupaten. Komoditas unggulan yang dibudidayakan adalah ikan mas, nila, lele, patin dan gurame. Salah satu daerah tersebut adalah kabupaten bogor.

Kabupaten bogor telah ditetapkan sebagai daerah kawasan minapolitan perikanan budidaya. Komoditas unggulan perikanan budidayanya adalah ikan lele. Sentra perikanan budidaya dengan komoditas lele antara lain daerah Ciseeng dan parung. Kedua daerah ini sangat dikenal oleh para pembudidaya sebagai penghasil ikan lele. Bahkan di daerah Ciseeng terdapat kawasan budidaya lele. Berdasarkan data statistik yang dipublikasikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat, pada tahun 2009 produksi ikan lele hasil budidaya telah mencapai 18.312,9 ton. Produksi sebesar tersebut menempatkan kabupaten bogor sebagai penghasil lele terbesar di jawa barat dan menasbihkan diri sebagai sentra budidaya lele. Kisah suksesnya para pembudidaya lele sudah tidak perlu ditanya lagi. Banyak para pembudidaya lele di kabupaten ini mereguk kesuksesan dengan hanya berbudidaya lele.

Perikanan budidaya kabupaten bogor tidak hanya pembesaran ikan untuk konsumsi. Di kabupaten bogor pun banyak terdapat unit-unit pembenihan rakyat. Ikan yang dibenihkan pun sebagian besar adalah benih ikan lele. Para pembudidaya yang bergerak di perbenihan beraneka ragam. Setiap proses perbenihan terdapat pembudidaya yang mengusahakan. Mulai dari induk untuk pemijahan, pembesaran larva, pembesaran benih sampai ukuran 5 – 8 cm, pembesaran benih sampai ukuran 10 – 12 cm dan ada pula yang mengusahakan benih sampai ukuran 20 ekor per kilogram atau pembudidaya menyebutnya sebagai Palang.

Selain ikan lele, ada pula ikan mas, nila, patin dan gurame yang dibudidayakan oleh masyarakat kabupaten bogor. Data tahun 2009 yang dirilis oleh DKP provinsi Jawa Barat menyebutkan produksi ikan mas kabupaten bogor sebesar 3.857,4 ton, ikan nila 1.827,6 ton dan patin sebesar 581,2 ton. Sedangkan produksi budidaya ikan gurame pada tahun 2009 sebesar 1.946,4 ton.

Keberhasilan perikanan budidaya di kabupaten bogor karena terdapat sarana pendukung untuk berbudidaya ikan, mulai dari air, pakan, benih, dan pasar. Untuk urusan pemasaran di Ciseeng yang menjadi sentra budidaya lele terdapat pasar benih ikan sehingga para pembenih tidak perlu khawatir masalah pemasaran benihnya. Di Parung terdapat pasar ikan yang memudahkan para pembudidaya untuk menjual hasil budidayanya. Tidak hanya ikan konsumsi, ikan hias pun dapat dipasarkan di sini.

Jadi, penetapan Kabupaten Bogor sebagai kawasan perikanan budidaya terpadu atau sering disebut minapolitan dengan komoditas lele, sangatlah tepat. Selain, produksi budidaya lelenya yang sangat tinggi diantara kabupaten lain, sarana-sarana pendukung budidayanya juga mendukung.

  • Kabupaten Bogor Jawa Barat Sentra Budidaya Ikan Lele
  • Winarno Anoraga
  • 24 Februari 2012
  • Tidak ada komentar:
 

0 comments:

Poskan Komentar