Nourishing People

Faktor Pemicu Terjadinya Kanibalisme Pada Ikan Lele

Kita sudah sama-sama mengetahui bahwa ikan lele adalah ikan yang kanibal, dan sifat kanibalisme ini secara sekilas sudah kita bahas pada postingan sebelumnya. Tetapi kali ini kita akan mengetahui secara lebih komprehensif faktor-faktor apakah yang menyebabkan sifat kanibalisme tersebut. Beberapa faktor pemicu terjadinya kanibalisme antara lain adalah:
  1. Kanibalisme pada ikan seumur akibat perbedaan ukuran tubuh. Perbedaan ukuran dapat terjadi karena laju pertumbuhan yang tidak sama antara sesama benih. Benih yang bongsor cenderung dominan dalam hal pergerakan dan perolehan makanan. Perbedaan ukuran ini disebabkan oleh 2 faktor, yaitu faktor alamiah dan faktor kesengajaan/kelalaian. Faktor alamiah dipengaruhi oleh sifat genetika, kesehatan dan ketahanan daya tubuh, kesempatan dan keagresifan mencari makanan. Sedangkan faktor kesengajaan/kelalaian adalah akibat pembenih/pembudidaya yang tidak menyortir/menyeragamkan ukuran ikan yang dipelihara. Faktor dominasi ini menjadikan ikan yang memiliki tubuh lebih besar unggul dalam perebutan makanan dan cenderung menjadi rakus. Kekurangan makanan, terutama pada ikan karnivora (pemakan hewan), membukan peluang pemangsaan temannya sendiri yang berukuran jauh lebih kecil.
  2. Kanibalisme akibat padat tebar terlalu tinggi. Memelihara ikan dalam jumlah besar pada media terbatas seringkali terjadi akibat orientasi bisnis yang berlebihan. Motifnya adalah meraup keuntungan sebesar-besarnya tanpa memperhitungkan daya dukung media pemeliharaan, sehingga ikan dalam jumlah besar dipelihara dalam satu media yang tidak begitu luas. Akibatnya, ruang gerak ikan terbatas dan tingkat persaingan makanan dan oksigen menjadi tinggi. Suasana yang demikian menjadi pemicu munculnya sifat kanibal pada ikan-ikan jenis tertentu (terutama ikan karnivora/lele) untuk saling memangsa. Biasanya, dalam kondisi seperti ini tingkat emosional benih muncul: tidak saling memangsa, tapi sekadar berkelahi memperebutkan pakan dan ruang yang berakibat kematian.
  3. Kanibalisme akibat kekurangan makanan. Kekurangan pakan bisa terjadi akibat kelalaian pembudidaya. Keterlambatan pemberian pakan bisa terjadi akibat kekurangan tenaga kerja yang bertugas memberi pakan secara rutin atau keterlambatan penerimaan suplai pakan daripabrik. Keterlambatan pemberian pakan kadang kala berlangsung cukup lama, satu atau dua hari. Ikan-ikan budidaya, terutama yang sudah dilatih makan pada jam-jam tertentu, akan gelisah jika pada saat tersebut tida tersedia pakan yang dibutuhkan. Akibatnya sifat kanibalisme ikan yang memiliki sifat agresivitas tinggi akan terpicu. Apalagi jika di kolam juga tidak tersedia pakan alternatif berupa pakan alami.
  4. Kanibalisme akibat stres lingkungan. Lingkungan pemeliharaan yang kondusif memberikan ktetenangan bagi ikan atau benih yang dipelihara. Namun adakalanya kita kesulitan mendapatkan lokasi yang nyaman dan sesuai untuk tujuan budidaya, misalnya lokasi berdekatan dengan  keramaian (dekat pemukiman, dekat pabrik atau dekat jalan raya). Lokasi yang kondisinya relatif tidak tenang (berisik) dan banyak orang yang berlalu lalang sehingga menyebabkan ikan stres. Pada daerah-daerah tertentu yang memiliki fluktuasi temperatur yang tinggi antara siang danmalam hari juga memicu ikan stres. Ikan-ikan yang stres cenderung sulit dikendalikan. Jeka padat penebaran tinggi sementara media budidaya relatif sempit, peluang terjadinya kanibalisme akan terbuka, terutama jika dibarengi dengan kondisi kekurangan makanan.
Sumber: 
Amri, Khairul dan Toguan Sihombing,"Mengenal dan Mengendalikan Predator Benih Ikan", Jakarta: Gramedia, 2007.


  • Faktor Pemicu Terjadinya Kanibalisme Pada Ikan Lele
  • Winarno Anoraga
  • 11 Maret 2012
  • 3 komentar:
 

3 comments:

  1. permisi, saya mw tanya, kenapa budi daya lele tidak boleh terlalu dekat dengan jalan raya???? kalo jalan raya nya tidak terlalu ramai gimana.,.,?

    BalasHapus
  2. Mas Jimmy, Sebenarnya yg dimaksudkan disini adalah jalan raya yang ramai dengan volume kendaraan yang padat, dikawatirkan getaran kendaraan/suaranya bisa bikin bibit/benih ikan lele jadi stress, jika stres daya tahan tubuh ikan jadi lemah, kalo lmah penyakit gampang menyerang.

    BalasHapus
  3. oh gitu., makasih banyak pak atas informasinya

    BalasHapus