Nourishing People

Sifat kanibalisme pada ikan lele

Ikan lele adalah hewan yang diciptakan memiliki kanibalisme tinggi. Kanibalisme atau sifat kanibal merupakan sebuah fenomena dimana makhluk hidup yang satu memakan makhluk hidup lain yang masih sejenis, tidak termasuk aktivitas memakan individu lain dari jenisnya yang sudah menjadi bangkai. Dalam hal ini biasanya dilakukan oleh ikan yang berukuran tubuh lebih besar memangsa ikan yang berukuran lebih kecil, misalnya induk lele memakan anaknya sendiri atau bisa juga antara sesama benih saling memakan.

Pada budidaya ikan lele secara intensif fenomena induk lele memakan anaknya sudah bisa diatasi dengan  memindahkan induk segera setelah proses pemijahan selesai, namun masalah yang timbul adalah tingginya tingkat kematian benih ikan lele akibat sifat kanibalisme pada masa pembenihan. Menurut pendapat beberapa ahli seperti Hecht dan Appelbaum, sifat kanibal terjadi sejak asupan energi dari kuning telur tubuh lele habis, yaitu umur 3 hari setelah menetas atau saat ukuran panjang total tubuh mencapai 8 mm.

Kanibalisme pada ikan lele dapat dipicu oleh beberapa faktor antara lain sebagai berikut: 1) perbedaan ukuran tubuh pada ikan seumur disebabkan oleh faktor alamiah yang dipengaruhi oleh sifat genetika, kesehatan dan ketahanan daya tubuh, kesempatan dan keagresifan mencari makanan; 2) padat tebar yang terlalu tinggi, berakibat ruang gerak ikan terbatas dan tingkat persaingan makanan dan oksigen menjadi tinggi; 3) kekurangan makanan, berakibat terpicunya sifat agresifitas yang tinggi; dan 4) stress lingkungan disebabkan lingkungan pemeliharaan yang tidak kondusif memberikan ketenangan bagi ikan atau benih. Ikan-ikan yang stres ini cenderung sulit untuk dikendalikan. (Amri dan Sihombing 2008).

Pada umumnya para pembudidaya mengatasi masalah kanibalisme ikan lele terutama pada masa pembenihan adalah dengan melakukan penyortiran/grading benih secara teratur, dengan memisahkan benih berdasarkan ukuran tubuhnya, tetapi baru-baru ini ada alternatif lain yaitu dengan menggunakan ekstrak mengkudu . Cara penyortiran/grading akan dibahas berikutnya.

Disadur dari: 
"Efektivitas Pemberian Ekstrak Buah Mengkudu Morinda cirtifolia L. Melalui Pakan Alami Terhadap Sifat Kanibalisme Benih Ikan lele Clarias sp. Pada Sistem Budidaya Intensif", Institut Pertanian Bogor, 2010.

 

0 comments:

Poskan Komentar