Nourishing People

Latar Belakang Pentingnya Cara Pembenihan Ikan Yang Baik

Potensi untuk pengembangan usaha perikanan budidaya di Indonesia sangat besar. Bila potensi ini dikelola dengan baik, akan dapat menjadi andalan sumber pertumbuhan ekonomi. Pada saat ini teknologi pembenihan dan pembesaran berbagai komoditas ikan budidaya bernilai ekonomis telah dapat dikembangkan dengan baik, antara lain adalah udang, kerapu, kakap, nila, bandeng, patin, lele, gurame dan ikan mas. Agar kegiatan usaha budidaya ikan dapat berlangsung sepanjang tahun dengan produksi maksimal, diperlukan kontinuitas benih ikan baik dalam jumlah maupun mutu. Dengan demikian produksi budidaya ikan dapat lebih terjamin dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional. 

Memasuki era globalisasi dan perdagangan bebas serta berkembangnya isu-isu internasional akhir-akhir ini, menimbulkan tantangan multi dimensi yang harus dihadapi dalam pengembangan usaha perikanan budidaya, antara lain : (1) perdaganganan global yang sangat kompetitif, (2) ketatnya persyaratan mutu dan keamanan pangan yang ditetapkan oleh negara-negara pengimpor, (3) tuntutan konsumen dalam dan luar negeri terhadap mutu, penganekaragaman jenis, bentuk produk dan cara penyajian, dan (4) tuntutan untuk melaksanakan tatacara budidaya ikan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan (responsible and sustainable aquaculture).

Untuk melaksanakan kegiatan usaha perikanan budidaya yang berkelanjutan, maka penerapan tata cara budidaya yang bertanggung jawab harus dimulai dari kegiatan pembenihan sampai dengan pembesarannya. Dalam hal ini, selain jumlah yang mencukupi, mutu benih juga merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha budidaya. Benih yang bermutu dicirikan antara lain: pertumbuhan cepat, seragam, sintasan tinggi, adaptif terhadap lingkungan pembesaran, bebas parasit dan tahan terhadap penyakit, efisien dalam menggunakan pakan serta tidak mengandung residu bahan kimia dan obat-obatan yang dapat merugikan manusia dan lingkungan. Agar dihasilkan benih yang bermutu dan layak edar, maka dalam kegiatan usaha pembenihan harus menerapkan teknik pembenihan sesuai dengan standar dan prosedur pembenihan yang baik. Untuk itu perlu dibuat suatu pedoman tentang Cara Pembenihan Ikan Yang Baik (CPIB, Good Hatchery Practices) yang dapat digunakan sebagai acuan bagi para pelaku usaha pembenihan ikan dalam menghasilkan benih yang bermutu.


Sumber: Dirjen Perikanan Budidaya KKP, "Pedoman Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB)", Jakarta, 2008
  • Latar Belakang Pentingnya Cara Pembenihan Ikan Yang Baik
  • Winarno Anoraga
  • 21 Mei 2012
  • Tidak ada komentar:
 

0 comments:

Poskan Komentar