Nourishing People

Persyaratan Pembenihan Ikan Lele dalam CPIB

Faktor penentu keberhasilan dan keberlanjutan usaha pembenihan ikan lele adalah kondisi unit pembenihan yang memenuhi kelayakan bioteknis yang meliputi lokasi, sumber air, tenaga kerja dan kelayakan fasilitas. Faktor tersebut di atas merupakan persyaratan penting untuk menjamin kelancaran manajemen operasional serta menghindari risiko kegagalan usaha pembenihan. 

Lokasi 
Lokasi untuk unit usaha pembenihan ikan, harus berada di daerah yang terbebas dari banjir, pengikisan daerah pantai serta terhindar dari cemaran limbah industri, pertanian, pertambangan dan pemukiman. Kelayakan lokasi tersebut dimaksudkan untuk menghindari risiko kerugian dan kegagalan operasional suatu unit pembenihan akibat adanya kontaminasi cemaran dari lingkungan sekitar. 

Pembenihan ikan sebaiknya tidak terletak dekat dengan kawasan budidaya. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari risiko terjadinya infeksi penyakit pada induk dan benih di unit pembenihan apabila di kawasan budidaya tersebut terjadi wabah penyakit ikan. Bagi unit pembenihan yang berdekatan dengan kawasan budidaya harus memiliki sarana pengolahan dan sterilisasi air. 

Untuk lebih menjamin kelancaran kegiatan operasional, maka lokasi unit pembenihan ikan harus berada di daerah yang mudah dijangkau serta tersedia sarana dan prasarana penunjang seperti jaringan listrik, sarana komunikasi dan transportasi. 

Sumber Air 
Persyaratan air yang digunakan dalam proses produksi benih harus layak dan sesuai dengan kebutuhan hidup dan pertumbuhan ikan yang dipelihara (sesuai SNI). Kualitas dan kecukupan sumber air akan berdampak langsung terhadap mutu benih ikan dan keberlangsungan usaha pembenihan. Sumber air yang digunakan untuk proses produksi benih ikan harus tersedia sepanjang tahun serta bebas cemaran mikroorganisme pathogen, bahan organik dan bahan kimia. Bagi unit pembenihan yang memperoleh air dari sumber air yang keruh, maka unit pembenihan tersebut harus memiliki sarana filtrasi/pengendapan air. 

Tenaga Kerja 
Untuk menjamin keberhasilan usaha pembenihan ikan maka unit pembenihan harus memiliki tenaga kerja yang kompeten, berdedikasi tinggi serta jumlah sesuai kebutuhan. Pengalokasian tenaga kerja harus disesuaikan dengan pembagian kegiatan dalam unit pembenihan tersebut. 

Kelayakan fasilitas suatu unit pembenihan ikan menjadi faktor yang cukup penting dalam penerapan CPIB, karena kelayakan fasilitas akan mempengaruhi operasional unit pembenihan secara optimal. Kelayakan fasilitas dimaksud adalah kesesuaian ketersediaan fasilitas/sarana pembenihan yang mencakup jumlah, kondisi dan kemampuan (daya dukung). 

Mesin dan peralatan kerja 
Kelayakan fasilitas mesin/peralatan kerja yang ada di unit pembenihan ikan, merupakan suatu keharusan dalam rangka menunjang keberhasilan operasional unit pembenihan. 

Sarana Biosecurity 
Kelayakan sarana biosecurity merupakan keharusan dalam penerapan CPIB di unit pembenihan ikan, khususnya guna mendukung prosses produksi benih bermutu di unit pembenihan tersebut. 

Sumber: Dirjen Perikanan Budidaya KKP, "Pedoman Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB)", Jakarta, 2008
 

0 comments:

Poskan Komentar