Nourishing People

Sasaran, Persaingan, dan Strategi Pemasaran Bibit Lele


Sasaran pemasaran berkaian erat dengan beberapa pertanyaan, yaitu: siapa konsumen yang dituju, berapa besar kira-kira permintaanya, apa yang menjadi motif atas permintaan produk tersebut, apakah sesuai produk yang dihasilkan dengan selera konsumen yang dituju, bagaimana kondisi sosial konsumen yang dituju, dan bagaimana daya belinya. Sasaran utama pemasaran benih ikan lele adalah: 1) petani atau pengusaha pembesaran ikan lele, 2) petani atau pengusaha pembesaran ikan konsumsi lainnya yang mau beralih ke komoditas ikan lele, 3) petani atau pengusaha pemula yang mau melakukan usaha di bidang perikanan khususnya pembesaran ikan lele, 4) masyarakat lainnya yang memiliki fasilitas yang memungkinkan untuk melakukan usaha pembesaran ikan lele.

Persaingan:

Persaingan merupakan susatu hal yang wajar dalam bidang usaha. Apalagi di bidang perikanan, karena usaha di bidang perikanan umumnya tidak mengenal monopoli, jadi semua pihak bisa bersaing bebas di pasaran. Beberapa hal yang mungkin membantu meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan, yaitu: kualitas produk harus sesuai dengan permintaan pasar (konsumen), harga jual produk bersaing (faktor efektifitas dan efisiensi usaha), dan pelayanan prima.

Strategi Pemasaran:

Maksud dari strategi pemaaran adalah suatu tindakan penyesuaian sebagai reaksi terhadap situasi pasar dengan pertimbangan yang wajar. Tindakan-tindakan yang diambil tersebut merupakan pendekatan terhadap berbagai faktor, baik faktor luar maupun faktor dalam. Faktor luar berdasarkan produksi yang dihasilkan. Sehingga berbagai kemungkinan tersebut harus diidentifikasi dan dirancang sedemikian rupa berbagai solusi yang dapat diambil, jadi pasa saat pelaksanaannya nanti dapat dengan mudah menanggulanginya.

Sumber: Dardiani, Intan Rahma Sary,"Manajemen Pemasaran", Depdiknas, 2010.
  • Sasaran, Persaingan, dan Strategi Pemasaran Bibit Lele
  • Winarno Anoraga
  • 1 Agustus 2012
  • Tidak ada komentar:
 

0 comments:

Poskan Komentar